Pimpinan Cabang GP Ansor Wonosobo

Media Informasi Pimpinan Cabang GP Ansor Wonosobo

21 Januari 2017

Kapolri Larang Habib Rizieq Shihab Bawa Massa Ketika Diperiksa

Kapolri Jendral Tito Karnavian menghimbau kepada Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab saat menjalani pemeriksaan lanjutan terkait kasus dugaan penistaan Pancasila, Senin (23/1) yang dilimpahkan dari Polda Jabar ke Mapolda Metro Jaya agar tidak mengerahkan massanya.

Tito berharap pemanggilan tersebut hanya membawa pengacara tak perlu memobiliasasi massa. “Saya tentunya berharap semua patuh kepada hukum, misalnya adanya pemanggilan tak perlu lah ada mobilisasi masa, datang selama ini juga begitu,” ungkap Tito kepada wartawan di Bandung, Jumat (20/1) kemarin.

Menurut Tito, jika terjadi pengerahan massa dikhawatirkan timbul konflik yang akan saling berhadapan, baik yang kontra mapun pro. “Karena kalo ada pengerahan masa khawatir nanti akan ada massa juga yang mungkin akan bergerak karena tidak sependapat, karena itu lebih baik jangan ada pengerahan massa,” pintahnya.

Tito menambahkan, terkait tuntutan massa FPI yang meminta pencopotan jabatan Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan, karena dianggap menyalai aturan sebagai pembina ormas GMBI dan terlibat bentrok dengan massa FPI saat pemeriksaan Habib Rizieq di Mapolda Jabar beberapa waktu lalu, sangat sulit dipenuhi karena, sebagai lembaga negara besar ada aturan dan tata tertib yang tidak bisa karena tekanan massa bisa diambil sebuah keputusan.

“Polri memiliki aturan tata tertib sendiri, jadi kita juga sudah kordinasi, secara internal Polda dan juga Mabes Polri telah melakukan langkah langkah komunikasi untuk investigasi terhadap apa yang dipertanyakan FPI,” katanya.

Selain itu, kata Tito pihaknya memastikan insiden bentrokan antara massa FPI dengan massa kontra di Mapolda Jabar itu, saat ini timnya sudah diturunkan untuk mengusut agar tuntas dan transparan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar