Pimpinan Cabang GP Ansor Wonosobo

Media Informasi Pimpinan Cabang GP Ansor Wonosobo

15 Agustus 2018

Menagih janji bupati: Ansor berharap nanti malam tidak ada lagi karaoke ilegal yang beroperasi



Wonosobo- Aksi Demonstrasi oleh element NU pada 6 Agustus 2018 kemarin, Bupati Wonosobo, Eko Purnomo, menyampaikan janjinya untuk memberi teguran bahkan menutup tempat karaoke yang menyalahi Perda No 3 tahun 2017, Tentang penyelenggaraan usaha hiburan di Wonosobo. Adapun tengat waktunya, paling lambat 15 Agustus 2018.

Sebab itu, jajaran pengurus Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor)  Wonosobo berharap, janji tersebut benar-benar ditepati oleh bupati. "Kami berharap janji tersebut ditepati dan nanti malam tak ada lagi tempat karaoke Ilegal yang masih buka," Ucap Ketua GP Ansor Wonosobo, Santoso, 15 Agustus dini-hari.

Sejuh ini, ia dan pengurus mengaku belum mendapat informasi apapun dari pemerintah terkait upaya penutupan karaoke ilegal. Kendati demikian,  Santoso berkhusnudzon bupati dan jajarannya telah melaksanakan langkah-langkah dalam menegakkan Perda.

Jika Bupati tidak menepati janjinya apa langkah yang akan dilakukan Ansor?

Jawab Santoso

 "Kita akan kembali menagih janji kepada Bupati. Kita sudah dikomunikasi oleh para Kyai, bahwa beliau beliau sudah siap untuk mengerahkan santri-santrinya untuk mengadakan aksi yang lebih besar.  Kita tak akan berhenti sampai karaoke ilegal tersebut ditutup, "