Pimpinan Cabang GP Ansor Wonosobo

Media Informasi Pimpinan Cabang GP Ansor Wonosobo

30 Januari 2019

Statement Kiyai Said Dikriminalisasi, Banser Wonosobo Jangan Terpancing

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj, mengklarifikasi pidatonya yang disampaikan pada peringatan Hari Lahir Muslimat NU di Gelora Bung Karno, Minggu 27 Januari 2019. Said mengaku pidatonya saat itu tidak bermaksud menyepelekan pihak lain.

"Pidato saya ketika hadir di Muslimat, Harlah Muslimat ke-73, saya katakan Menteri Agama, Kepala Kemenag, khatib, imam Jumat, imam masjid, harus NU karena kalau bukan NU, nanti salah semua. Itu artinya, kalau bukan NU, amalan amaliah-amaliah NU akan disalah-salahkan semua," ujar Said, dikutip dari NU Online.

Said menjelaskan, dia sebenarnya tengah mengingatkan warga NU untuk berperan di masyarakat. Jika peran keagamaan diisi pihak di luar NU, ia khawatir amaliah yang selama ini dijalankan warga Nahdliyin akan terus dicap salah dan bid'ah.

"Wiridan setelah sholat, salah. Maulid Nabi, salah. Rajabiyah, salah. Isra Mi'raj, ziarah kubur, salah. Tawasul, salah. Haul, salah. Malah musyrik. Bid’ah semua itu," kata dia.

Senada dengan klarifikasi Said Aqil,  Ketua PC GP Ansor Wonosobo, Santoso,  turut membenarkan klarifikasi dari Ketum PBNU tersebut. Menurut Santoso, jika NU dianggap diskriminatif terhadap golongan tertentu,  tentu hal tersebut bertolak belakang dengan semangat Manhajul Harokah NU.  NU, sambungnya,  selalu menjunjung tinggi semangat toleransi,  menghormati perbedaan. Tidak hanya itu,  NU bahkan melarang warganya memandang rendah golongan lain.

"Perkara yang mencuat saat ini,  memang ada sekelompok orang yang sengaja menggoreng statement pak Said tersebut,  biar seolah-oleh NU itu diskriminatif, arogan, superior dan sebagainya,"

Senada dengan statement Ketua PC GP Ansor, Kasatkorcab Banser Wonosobo,  M Kurniyanto,  mengimbau agar kader banser yang jumlahnya mencapai puluhan ribu di Wonosobo supaya tetap kondusif dan tidak terpancing dengan isu yang ada.

"Jangan sampai terpancing (kader Banser di Wonosobo). Tetap kondusif,  kita buktikan bahwa NU dan kadernya tidak diskriminatif, seperti yang sedang dicitrakan saat ini," ucapnya 30/1.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar